Desa Desa Kerajinan di Bali

Mau cari oleh oleh kerajinan Bali ? yuk sewa mobil dan jalan jalan bersama kami.
Kami sediakan juga sewa mobil dengan driver untuk anda berbelanja keliling mencari oleh oleh :
Bisa juga kita buatkan paket tour + mengunjungi daerah daerah kerajinan yang ada di bali.

INFORMASI DAN PEMESANAN

Email : balitopholidaydotcom@gmail.com / info@balitopholiday.com
OFFICE : 0361 -464623
MOBILE Hotline : 082147028881 atau 081236702352 atau 081246793751
Fax : 0361- 464861

HARGA SEWA MOBIL + SUPIR + BBM

JENIS MOBIL HARGA SEWA INCLUDE
Suzuki APV Rp.475.000,-/10 jam Supir & BBM
Toyota Avanza Rp.450.000,-/10 jam Supir & BBM
Inova Rp.700.000,-/10 jam Supir & BBM

PAKET TOUR BALI SPESIAL

Dapatkan Harga Spesial Untuk Paket Liburan / Tour ke Bali pada promo promo paket tour berikut, klik untuk informasi paket wisata bali lebih detail…

paket-tour-bali-3-hari-special
paket-liburan-keluarga-ke-bali
paket-honeymoon-ubud-bali-3-hari-2-malam

 

Bali terkenal juga dengan kreatifitas penduduknya dengan hasil berbagai kerajinan ,benda seni dan berbagai karya lain.
Jika ke bali, anda bisa mengunjungi beberapa desa yang merupakan sentra kerajinan di bali.
harganya sangat terjangkau.

Beberapa Desa Kerajinan di bali

Berikut beberapa desa yang kami rekomendasikan untuk dikunjungi :

Desa Belega 


Desa Belega terletak di kecamatan Blahbatuh dan terkenal dengan kerajinan bambunya yang dimulai dari kurun waktu 70an.  Bamboo yang terkenal di desa ini adalah bamboo tutul. Para penggagasnya adalah bapak mangku dan teman teman. Karena rasa saying melihat bamboo bamboo itu hanya menjadi kayu bakar, bapak mangku mempunyai ide untuk mengolahnya menjadi kursi jengki. Sejak itu, kerajinan berkembang menjadi lebih berwarna dan dibuat untuk menjadi kerajinan lain seperti lampu, rak, kitchen set bahkan rumah bamboo mungil ! kerajinan bamboo ini berkembang dan mengalami masa keemasan pada generasi ke 2, yaitu bapak mastra ( disebut juga Pak mangku) mengembangkan bisnis ini dan mengekspor bamboo ini kemana mana. Sekarang, desa belega masih tetap dengan predikatnya dengan menjadi nomor satu untuk kerajinan bamboo. Dan generasi ke 3 dari keluarga Pak Mangku masih eksis meneruskan kerajinan ini. Seluruh desa juga menekuni kerajerbinan ini dan sangat direkomendasikan untuk memilih kerajinan bamboo desa belega karena diolah oleh tangan tangan kreatif yang sudah berpengalaman membuat bamboo menjadi kerajinan yang anti rayap, ramah lingkungan dan pastinya cantik dipandang. Barang barang di gerai Pak mangku berkisar dari harga puluhan ribu ( barang barang kecil hiasan meja )sampai harga puluhan juta. Buka dari jam 10:00 sd 17:00 .

Desa Bona

Menyebut desa Bona, mungkin akan teringat dengan tarian Kecak yang popular. Sebelum menjadi ikon dari berbagai tempat di daerah Ubud atau Uluwatu dan daerah lain, kecak tertua salah satunya berkembang di Bona. Setelah era tahun 1980 an, Kecak Bona yang disebut dengan dengan Cak Siu ( perumpamaan – ditarikan oleh seribu orang- karena saking banyaknya penari yang ikut) mulai tergerus jaman. Para pakar tari tsb mengajar di daerah Ubud dan daerah lain dan akhirn ya menjadikan tarian itu menjadi lebih terkenal dibandingkan sebelumnya. Walau tidak ditarikan setiap hari di Bona, tarian ini dapat disaksikan kemagisannya dengan memesan terlebih dahulu. Untuk group, biasanya group sekeha kecak di desa tsb masih menarikan kecak tsb dengan tariff tertentu. Event besar seperti Kuta carnival masih mementaskan tarian legenda ini.
Selain kecak, Bona adalah juga menjadi sentral dari kerajinan daun lontar yang terkenal. Daun tsb bisa dibentuk untuk tas, topi ataupun sandal. Bentuk bentuk yang diinginkan customer bermacam macam dan bisa mengorder sesuai keinginan. Kerajinan ini sudah dimulai dari tahun 50an dan menjadi sumber mata pencaharian warganya. Para perajin terpusat diberbagai pelosok desa dan pengepulnya membuka toko dipinggir jalan utama desa tsb. Salah satu toko keyang ada disana bernama Lontar bali dan menjual berbagai pilihan dari wedding gift sampai kerajinan alat bersembahyang yang awet seperti besek dan berbagai pilihan tas. Harga harga yang sangat terjangkau membuat para pemilik toko di Denpasar ataupun Kuta mencari barang dagangan di desa ini.
Selain barang kerajinan lontar, bona juga mempunyai kerajinan tenun cantik yang mulai berkembang dari tahun 80an. Kain kain ini tersedia dalam beberapa jenis dan isa langsung dibeli perhelai. Per helai harga bisa mencapai 250 ribuan ke atas. Aapabila ingin membeli dalam jumlah besar, kita bisa mendapatkannya dengan harga yang lebih murah. Ada minimal orderan otif dan yaitu sebanyak 75 meter. Jadi, kita bisa memesan  motif dan warna sesuai selera. Seperti di bidang kerajinan lontar, pengerajin kain tenun ini menyebar dan merupakan binaan dari pengerajin tenun besar. Pengerajin tenun Anta kusuma yang diprakarsai oleh Bapak Gusti Raka adalah salah satu dari dua yang ada dan sudah berpengalaman membuat motif motif sulit seperti Ramayana atau motif pewayangan lain. Motif yang umum adalah motif bunga atau patra dengan warna warna indigo yang indah. Biasanya Pak Gusti memamerkan kainnya pas ada Pesta Kesenian Bali. Untuk di note saja, harga yang ditawarkan pada saat PKB lebih mahal dari harga yang biasa ditawarkan apabila kita mampir langsung ke desa Bona.

Desa Sebatu

desa-sebatu

Desa Sebatu merupakan desa yang namanya terkenal ditelinga para pengusaha kerajinan karena salah satu dari tempat produksi masal kerajinan kayu terkonsentrasi di desa ini. Apabila kita berangkat dari arah Denpasar menuju arah Kintamani, dengan mudah kita akan mendapati berbagai jenis kerajinan kayu yang sudah dimodifikasi menjadi berbagai kerajinan di pajang dipinggir pinggir jalan. Harganya? Pasti lebih murah dari pada kita membeli di tempat lain seperti Kuta, Legian atau Nusa Dua. Mereka memang mengambil barang kerajinan salah satunya  dari daerah ini untuk dipasarkan kembali. Kalau ada waktu, kunjungi Wood carver and antique milik pak Nuraga dan dapatkan hiasan dari kayu atau patung Rama Dan Sinta berkisar dari harga Rp. 30 ribuan ketas. Selain patung atau hiasan dari kayu, di gerai Bapak Tua yang sudah mulai berkarya dari tahun 1970an ini, kita bisa memesan berbagai macam barang dan dijamin harganya sangat terjangkau kantong.
Selain kerajinan kayu, Sebatu juga memproduksi barang barang untuk bersembahyang orang Hindu Bali atau keperluan untuk mereka menghias pura. Patung berhias uang kepeng, dulang dulang cantik dihias emas atau perak ditawarkan dengan harga beragam di banjar Sebatu ( salah satu bagian dari desa Sebatu). Penutup sesajen yang berwarna warni dan dihias dengan mote juga banyak diproduksi.  Jadi, bagi yang ingin memperbaharui perangkat bersembahyang, boleh mengunjungi desa ini untuk mendapatkan banyak barang dengan harga miring.

Desa Gelgel

songket-gelgel-bali

songket-gelgel-bali

Terletak di Kabupaten Klungkung, desa Gelgel adalah salah satu  tempat dari peradaban orang bali dan kerajaan Klungkung yang terkenal. Desa Gelgel memiliki Pura Dasar Bhuana, salah satu pura penting dan berfungsi sebagai alat pemersatu berbagai lapisan masyarakat Bali. Di pura ini terdapat pemujaan dari berbagai klan Pasek, Pande, Brahmana dan wangsa Satria  klan klan yang mendominasi di Bali. Pura Megah ini bisa dikunjungi dengan memakai pakaian sopan untuk sekedar mengambil foto ataupun apabila kita ingin melakukan puja.
Dekat dengan lokasi pura, kita akan mendapati UD. Dians yang merupakan penampung dari kerajinan tenun dan songket Klungkung yang tersohor.Di gerainya yang kecil, kita bisa memilih kain berwarna warni yang dibuat banyak pengerajin. Setiap haroi dari jam 10 pagi sd 6 sore, kita juga bisa menyaksikan proses pembuatan kain dengan cara cagcag yang dilakukan oleh beberapa pengerajin yang memproduksi disana. Kebanyakan pengerajin membuat kain atau berproduksi di rumah karena keterbatasan tempat. Satu lembar kain songket dengan motif klasik denagn benang emas tidak full dijual dengan harga hanya 600 an ribu. Atau, kain destar ( pengikat kepala yang dipakai oleh orang Bali untuk sembahyanmg ataupun upcara data lain ) dijual hanya denag harga Rp 150 an. Jadi, kalau ada waktu tur ke daerah timur sempatkan singgah di gerai kecil ini dan dapatkan kain kain indah yang juga bisa dipakai oleh bapak Presiden juga.

Batubulan

Desa ini adalah desa yang dikenal dengan tari Barong yang dipentaskan tiap hari yaitu pada jam 09:30 pagi . Tari Barong memakan waktu satuu jam dengan harga tiket Rp. 80 ribu per orang. Selain tarian ini, didesa Batubulan juga terkenal denagn kerajinan yang terbuat dari batu atau pun  dari paras. Patung patung yang dibuat banyak mengambil bentuk bentuk Buddha, Ganesha ataupun bentuk lain. Ukurannya juga bervariasi. Di kios Ibu Jiwi di Jalan Seraya Singapadu, patung kecil kecil ditawarkan dari harga puluhan ribu sampai jutaan. Untuk oleh oleh atau yang senang dengan barang barang kecil untuk souvenir, cocok untuk mampir disini. Tidak penting apabila kita gak ngerti seni karena patung patung ini juga bisa dijadikan hiasan meja saking kecil dan lucunya. Jadi, nhilangkan kesan “ berat “ apabila memikirkan tentang kerajinan dari “ batu” dan nikmati window shopping anda juga

CELUK

toko-silver-di-celuk

Toko-silver-di-celuk

Citra yang paling menonjol tentang desa Celuk adalah sebuah desa obyek wisata kerajinan emas perak.
Desa yang terletak di Kecamatan Sukawati, dengan lokasi desa yang sangat strategis sekitar 10 km ke arah timur laut dari Denpasar, desa Celuk berada dalam jaringan desa-desa pengerajin yaitu desa Batubulan, desa Batuan, desa Mas.
Hasil kerajinan emas dan perak yanag dihasilkan di desa Celuk memiliki kualitas yang bermutu tinggi serta mampu memproduksi dalam kuantitas yang besar. Hampir semua keluarga dan penduduk desa Celuk terampil dan seni dalam mengembangkan kreasi desain dan variasi terkait dengan kerajinan emas dan perak dimana hasil produksinya telah memasuki pasar lokal, nasional dan international. Beragam jenis kreasi dan variasi perhiasan, baik sebagai cendramata maupun komoditi ekspor diproduksi di desa ini seperti cincin, gelang, kalung, anting-anting, giwang, bross dan berbagai jenis perhiasan lainnya.
Sebagai desa obyek wisata, Celuk dapat dikunjungi setiap hari untuk melihat dari dekat para seniman yang sedang berkreasi membuat perhiasan emas dan perak yang bermutu tinggi. Di sini kita juga bisa membeli langsung perhiasan-perhiasan di etalase yang dipajang langsung di workshop para seniman.

Memasuki wilayah desa Celuk, kecamatan Sukawati, kabupaten Gianyar ke arah Kintamani dari Denpasar, di kanan kiri jalan banyak berjejer art shop. Hampir seluruhnya memajang dan menjual kerajinan perak.

Kerajinan perak itu dipajang di rak-rak kaca tembus pandang. Di beberapa art shop, rak kaca itu sengaja dipamerkan sehingga, meskipun hanya lewat, turis dapat melihat barang-barang kerajinan dari perak tersebut. Maka, tidak sedikit turis yang kemudian singgah. Hanya melihat-lihat atau bahkan membeli banyak kerajinan perak itu.

perak-celuk

Perhiasan itu antara lain anting, cincin, gelang, kalung, liontin, dan bros. Peralatan makan beberapa diantaranya adalah sendok, garpu, piring, bokor (yang kadang-kadang dipakai untuk tempat banten ketika sembahyang), cangkir, gelas, dan semacamnya.

Kalau Anda tertarik, tidak usah canggung untuk masuk dan melihat-lihat barang. Sebab dengan senang hati, penjaga art shop akan mempersilakan kita masuk dan melihat-lihat kerajinan yang mereka pajang. Penjaga art shop itu biasanya berpakaian adat ringan, namun ada juga yang berpakaian baju masing-masing art shop.  Rak-rak itu dipajang membentuk huruf U mengikuti bentuk ruangan. Pajangannya berlapis-lapis. Maksudnya, dari yang paling luar kemudian ada rak lagi di bagian lebih dalam. Antara lapis satu dengan lapis lain ada jarak sekitar 0,5 meter yang memungkinkan pengunjung untuk bergerak leluasa.

Selain itu juga ada rak yang letaknya persis dekat dinding. Umumnya rak yang menempel ini untuk kerajinan yang berfungsi sebagai pajangan misalnya kipas dan keris itu tadi. Di antara rak-rak yang dekat dinding ruangan ini juga ada beberapa lemari untuk tempat kerajinan seperti cincin dan liontin. Setiap rak menggunakan kaca bening sebagai dinding. Sehingga pengunjung yang datang bisa melihat kerajinan itu dari sisi depan, belakang, maupun kanan kiri. Atau kalau kita ingin melihat lebih detail, karyawan yang menemani akan mengambilnya untuk kita. Kita bisa bertanya kalau ada hal yang kurang jelas. Di setiap kerajinan itu selalu terdapat harga yang ditulis di kertas yang menempel pada benda tersebut. Biasanya harga dalam dolar. Tapi untuk turis lokal, harganya tentu saja dalam rupiah.

Barang-barang kerajinan disusun berdasarkan kategori apakah itu perhiasan, perlengkapan makan, atau pajangan. Di dalam rak perhiasan, cincin akan dipajang bersama atau berdampingan dengan anting, bros, gelang, liontin, cemiti, rantai, dan semacamnya. Gelas akan dipajang dekat dengan teko, piring, tatanan meja, sendok, dan garpu. Sedangkan kipas, miniatur sepda motor, rumah gadang, kunci raksasa, becak, dan pajangan lain akan bersebelahan.

kerajinan-bali

Kalau selesai melihat-lihat rasanya kurang afdhol kalau kita tidak beli kerajinan tersebut sekalian. Harga kerajinan itu bergantung jenisnya. Benda paling murah adalah liontin seharga sekitar Rp 35.000. Sedangkan paling mahal bisa sekitar Rp 12 juta yaitu miniatur kapal layar. Sehari-hari, kerajinan paling laris adalah perhiasan yang rata-rata harganya tidak sampai Rp 1 juta seperti liontin dan cincin. Harga tiap jenis perhiasan juga tergantung modelnya. Setiap perhiasan paling tidak punya 40 model. Jadi, meskipun sama-sama anting, bentuknya ada yang kecil ada juga yang memanjang atau melingkar. Harga setiap jenis berbeda.
Harga di kertas itu bisa berbeda kalau kita menawar. Melalui tawar menawar, biasanya pembeli bisa mendapatkan barang dengan harga separuh dari harga di kertas.
Menariknya, kalau Anda belanja kerajinan perak di tempat ini, Anda juga bisa melihat-lihat proses pembuatan kerajinan tersebut. Secara umum ada dua proses pembuatan yaitu secara tradisional dan secara modern. Tapi ada juga yang menggabungkan keduanya. Semua proses itu dilakukan sebagian maupun seluruhnya di toko yang menjual kerajinan.

proses-pembuatan-hiasan-perak

Celuk mulai dikenal sebagai daerah produksi kerajinan perak sejak sekitar tahun 1976. Pada saat itu, booming pariwisata mulai terasa di Bali. Turis mancanegara pun berdatangan ke Bali. Salah satu tempat yang menjadi objek wisata tersebut, selain pantai Kuta adalah gunung Batur dan Kintamani.

Turis yang akan ke Kintamani dari Denpasar pasti akan lewat Celuk. Sebab ketika itu satu-satunya jalan yang menghubungkan Denpasar dan Kintamani memang harus lewat Celuk. Beberapa turis kemudian mampir ke Celuk untuk melihat kerajinan perak tersebut dan membelinya. Dari situlah informasi tentang Celuk sebagai produsen kerajinan perak mulai menyebar di kalangan pariwisata Bali. Seiring dengan kemajuan pariwisata Bali, Celuk pun semakin dikenal oleh turis yang berdatangan. Hingga akhirnya semakin banyak pula perajin perak di Celuk. Warga desa Celuk yang semula menjadikan pengrajin perak sebagai pekerjaan nomor dua alias sambilan pun kemudian beralih menjadikan pekerjaan utama. Awalnya pertanian adalah sumber pendapatan utama, namun saat ini hampir seluruh warga Celuk hidup dari kerajinan perak.
ART SHOP Di CELUK ?

Untuk tempat yang menyediakan koleksi yang designnya agak tradisional, mengunjungi kerajinan emas dan perak Sari Dewi di Celuk adalah solusinya.
Disini, kita bisa melihat pengerajin bekerja membuat kerajinan emas dan perak dari yang kecil kecil seperti perhiasan sampai barang yang lumayan besar berbentuk seperti kereta dan hiasan lain. Perak disini berkualitas bagus dan berkadar yang bervariasi. Mereka juga menyediakan alamat dan nomor telepon lengkap apabila ada keluhan.Tentunya kita bisa memesan berbagai bentuk yang kita kehendaki dan juga bernego soal harganya dengan staf disana. Dari pengalaman yang sudah sudah, apabila kita mau tawar menawar, staf disana akan melayani dengan sangat ramah dan memberi potongan harga yang memuaskan. Jadi, apabila ingin dan tertarik membeli sesuatu disini, jangan sungkan sungkan menawar walau ada harga yang tertulis. Dan dapatkan barang yang anda inginkan dengan harga bagus dan kualitas yang prima !

PRAPEN JEWELRY CELUK

prapen-jewelry

Prapen Jewelry, sebuah tempat yang berlokasi di Celuk juga, menyediakan kerajinan emas dan perak dengan design lebih dan kualitas yang terjamin.
Berbanding terbalik dengan Sari dewi, di Prapen sangat susah untuk mendapatkan barang dengan diskon. Barang barang disana dibandrol dengan harga tetap dan berharga pas!
Tapi bagi yang bisa membedakan perhiasan pasti tau kenapa toko yang memiliki design indah yang memanjakan mata ini membandrol harga yang lebih dibanding saingannya.
Kualitas adalah prioritas dan target pasar menengah keatas yang menginginkan hal hal lebih agaknya sebuah hal yang sudah menjadi trade mark mereka. Jadi, tentukan pilihan anda atau coba kunjungi gerai indah ini selama anda mengunjungi Bali!

 

Info Wisata Bali yang banyak dicari

Content Protection by DMCA.com

Silahkan Request...

WhatsApp us